Senin, 30 Januari 2012

Contoh Laporan Pendidikan Kewarganegaraan tentang Pancasila

Mata Kuliah    : Pendidikan Dan Kewarganegaraan
Materi            : Pancasila      
Dibuat oleh    : Budi Prasetyo

RANGKUMAN MATERI DAN PEMBAHASAN PERTANYAAN

I.         Pengertian

Pancasila adalah ideologi dasar negara Republik Indonesia. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

II.      Butir-butir pancasila

a.      Sila pertama          Ketuhanan Yang Maha Esa

1.      Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2.      Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
3.      Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
4.      Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
5.      Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
6.      Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
7.      Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain

b.      Sila kedua          Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

1.      Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
2.      Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
3.      Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
4.      Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
5.      Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
6.      Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
7.      Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
8.      Berani membela kebenaran dan keadilan.
9.      Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
10.  Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

c.       Sila Ketiga          Persatuan Indonesia

1.      Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
2.      Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
3.      Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
4.      Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
5.      Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
6.      Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
7.      Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
d.      Sila keempat          Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan

1.      Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
2.      Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
3.      Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
4.      Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
5.      Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
6.      Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
7.      Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
8.      Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
9.      Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
10.  Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

e.       Sila kelima          Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

1.      Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
2.      Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
3.      Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
4.      Menghormati hak orang lain.
5.      Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
6.      Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
7.      Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
8.      Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
9.      Suka bekerja keras.
10.  Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
11.  Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.




III.   a.  sebagai dasar negara
yaitu pandangan hidup dar bangsa indonesia
  b. sebagai ideologi negara
yaitu cita-cita dan tujuan untuk seluruh rakyat indonesia
c. sebagai konstitusi negara
yaitu kesepakatan dari bangsa indonesia
d. sebagai falsafah negara
yaitu hasil pemikiran dari bangsa Indonesia
e.     sebagai sumber dari segala sumber hukum
yaitu semua hukum yang diterapkan bangsa indonesia bersumber dari pancasila
f.     sebagai nilai-nilai luhur budaya bangsa
yaitu mencerminkan sebagai budaya dari bangsa Indonesia dan identitas dengan budaya-budaya yang dimiliki bangsa indonesia
g.    sebagai konsensus nasional
yaitu nilai-nilai kebenaran yang etis




IV.             Pembahasan Semua Pertanyaan

1)        Salah apa tidak apabila warga negara tidak melakukan tugasnya karena negara  tidak memberi perhatian yang lebih kepada warga negaranyayang tinggal di daerah yang terpencil atau perbatasan dan bahkan ingin membentuk negara sendiri ?
  • negara harus memberikan perhatian yanglebih kepada warga negaranya.
  • melakukan aksi demo yang tertib dan tidak mengganggu orang lain.
  • warga negara membuat sutau penemuan yang bisa membuat mandiri daerah tersebut dengan menciptakan suatu penemuan yang membuat tertarik pemerintah pusat.
  • membat isu supaya pemerintah pusat tertarik untuk meninjau daera tersebut.

2)        Terdapat sebuah kasus, yaitu daerah yang kaya akan sumber daya alam ternyata di kuasai oleh pihak asing dan masyarakat sekitar tidak mendapat kesejahteraan hidup, oleh karena itu masyarakat melakukan bersikap anarkis dengan diperparahnya sikap pasif dari pemerintah pusat. Bagaimana itu ?
  • kita harus menjaga hubungan dengan negara lain, dengan itu kita akan mendapat pengaru timbal balik
  • melakukan sosialisasi dan bermusyawarah itulah ciri khas masyarakat indonesia

3)        Mengapa orang yang tinggal di daerah perbatsan ingin ikut Negara lain?
beda paham dengan pemerintah pusat

4)        Siapakah yang berwewenang membuat dan mengubah hukum baru ?
DPR, untuk masalah diterima di msyarakat atau tidak diurus oleh MK
5)        Bisakah ideologi pancasila dig anti dengan ideologi lain ?
tidak bisa, karena ideologi pancasila hanya patennya indonesia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar